JOKO MARTANTO

MATH RUBIK’S CUBE

A. Sejarah Kubus Rubik (Rubik’s Cube)

Kubus rubik adalah permainan dalam bentuk teka-teki mekanik yang dibuat pada 1974 oleh seorang pemahat dan profesor arsitektur dari Hongaria, Erno Rubik. Dari nama tersebut lahirlah permainan yang disebut rubik. Kubus itu terbuat dari plastik yang terdiri atas 26 sisi. Setiap sisi dari kubus memiliki sembilan permukaan yang terdiri atas enam warna berbeda. Teka-teki dari permainan rubik ini harus dipecahkan agar setiap sisi dari kubus rubik memiliki warna yang sama.

Sekitar  tahun 1974 permainan ini sangat digemari masyarakat Hongaria. Akan tetapi, begitu banyak teka-teki yang harus diselesaikan dan butuh waktu lama untuk memecahkan permainan itu, sehingga pada 1980-an permainan ini hanya tinggal sejarah. Lalu, pada tahun yang sama, kubus rubik kembali dibuat dan dipasarkan di Barat. Sekitar tahun 1990-an permainan ini kembali populer. Bahkan, begitu banyak kejuaraan yang digelar di beberapa negara. Terlebih setelah banyak solusi yang ditawarkan para juara dunia dalam bermain rubik, seperti Erik, Yu Nakajima, Fridrich, Bob Burton, Pochmann, dan Chris H.

Pada 1990, rubik terjual di beberapa negara hingga 300 juta buah. Seiring dengan perjalanan waktu, ternyata rubik’s cube yang selama ini dimainkan tidak hanya berjenis 3 x 3 x 3, tetapi ada banyak jenis kubus rubik lain, yang mungkin jauh lebih menantang. Ada kubus rubik 4 x 4 x 4, 7 x 7 x 7, bahkan berbentuk prisma.

Permainan kubus rubik ini dapat dikatakan cukup bersejarah. Meskipun ada beberapa masa di mana rubik sempat tak diminati remaja karena tingkat kesulitan yang cukup tinggi. Akan tetapi, ini tidak menjadi kendala, bahkan rubik kubus semakin eksis pada masa kini.

B. Math Rubik’s Cube

Math Rubik’s Cube atau rubik kubus matematika adalah permainan yang dirancang mengguanakan konsep rubik’s cube. Permaianan ini tidak jauh berbeda dari permainan rubik 3x3x3 biasa. Permainan ini terdiri dari rubik 3x3x3 yang memiliki 6 sisi dan 6 warna. Hanya saja yang membedakan adalah keeanam sisi yang memiliki warna yang berbeda kita modifikasi dengan memberikan angka-angka. Seperti inilah contoh gambarnya :

Untuk lebih jelasnya mengenai permainan ini, anda dapat mendownload file presentasi yang telah saya buat. Di dalam file ini saya akan menjelaskan mengenai cara pembuatan permainan ini beserta konsepnya. Anda dapat mendownloadnya pada link di bawah ini:

http://www.4shared.com/file/V7gIQoqJ/MMath_Rubik.html

C. Manfaat Math Rubik’s Cube

Adapaun manfaat yang didapat dari permainan math rubik’s cube adalah :

  • Melatih Kemampuan logika berfikir
  • Mengasah otak
  • Meningkatkan kinerja otak kanan dan kiri
  • Meningkatkan kemampuan psikomotorik
  • Meningkatkan ketelitian dalam meyelesaikan suatu masalah
  • Melatih berfikir sistematis

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat…^_^

Dalam proses pembelajaran, terkadang kita tidak menyadari bahwa lingkungan sekitar kita dapat digunakan sebagai media dalam menyampaikan materi pelajaran. Dalam pembelajaran matematika misalnya, ketika menjelaskan konsep bangun datar dan bangun ruang, banyak sekali bendanbenda di sekeliling baik di dalam maupun diluar kelas yang mewakili bangun ruang dan bangun datar. Contohnya untuk bangun datar persegi panjang, kita bisa menggunakan buku tulis sebagai alat peraga. Untuk bangun ruang misalnya kubus, kita dapat menggunakan kotak kapur sebagai alat peraga untuk memperlihatkan bentuk kubus dalam kehidupan sehari-hari.

Kita sebagai pendidik seharusnya lebih bisa membuka diri terhadap hal-hal baru yang kreatif, efisien, dam murah. Lingkungan sekitar kita sebenarnya memberikan banyak fasilitas yang tanpa kita sadari berpotensi untuk digunakan sebagai media dalam proses belajar mengajar. Di dalam kelas, benda-benda seperti meja, kursi, papan tulis, buku, pensil, keramik lantai dapat kita jadikan contoh nyata dalam pelajaran bangun ruang. Di luar sekolah, benda-benda seperti pohon dan tiang bendera dapat kita jadikan sebagai media untuk belajar trigonometri. Dan masih banyak lagi yang dapat kita gunakan benda-benda yang ada di lingkungan sekitar kita.

Maka dari itu, sebenarnya tidak bisa dijadikan alasan jika fasilitas yang kurang memadai adalah faktor yang menghambat kegiatan belajar mengajar. Yang dibutuhkan oleh seorang guru hanyalah kreatifitas, kemauan, dan imajinasi. Cobalah untuk berpikiran yang lebih tidak menutup kemungkinan kita dapat memaksimalkan kegiatan belajar mengajar dengan media yang cukup sederhana.

Berikut ini saya telah membuat presentasi tentang pemanfaatan lingkungan  dalam kegiatan belajar matematika. Silahkan download melalui link di bawah ini :

http://www.4shared.com/file/223C-6EO/Pemanfaatan_Lingkungan.html

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat…^_^

Dalam kegiatan belajar mengajar matematika, sering kita mendapatkan hambatan dalam mengajar karena kurang atau minimnya fasilitas yang kita miliki sehingga proses kegiatan belajar mengajar menjadi kuarang efisien. Misalnya ketika kita menjelaskan mengenai bangun datar dan bangun ruang, kita ambil contoh lingkaran, kita tidak dapat menunjukkan dengan alat peraga bagaimana bentuk sesungguhnya dari lingkaran tersebut.
Namun, sebenarnya kita tidak harus menggunakan fasilitas yang mahal untuk menyediakan alat peraga yang sesuai untuk memaksimalkan proses belajar mengajar di kelas. Kita ambil contoh dalam pembelajaran konsep dasar aljabar, untuk menyediakan alat peraga dalam menjelaskan variabel x, y, dan z beserta sifat-sifatnya dapat kita gunakan gelas aqua, mount tea, atau sejenisnya yang sudah tidak terpakai.
Konsep pembuatannya cukup sederhana, anda hanya perlu menyiapkan ketiga macam gelas plastik bekas tersebut, kemudian memberi label pada ketiga gelas tersebut dengan x, y, dan z. Kemudian anda bisa menjelaskan konsep aljabar dengan menunjukkan bahwa x, y, dan z yang tidak lain adalah tiga gelas plastik yang berbeda adalah vaiabel yang berbeda suku sehingga hanya bisa dioperasikan penambahan dan pengurangan dengan suku yang sejenis. Artinya variabel x atau gelas berlabel x hanya bisa dioperasikan dengan variabel x, begitu juga dengan variabel y dan z.
Untuk lebih jelasnya anda dapat mendownload file presentasi yang telah saya buat untuk proses pembuatan alat peraga ini dan cara menjelaskannya kepada siswa. Silahkan klik link di bawah ini untuk mendownloadnya :

http://www.4shared.com/file/FI96VyMe/PEMANFAATAN_GELAS_PLASTIK_BEKA.html

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat…^_^

FUNGSI MEDIA PEMBELAJARAN

Media diartikan “perantara” atau “pengantar”. AECT (Association for Educational Communication and Technology) mendefinisikan media yaitu segala bentuk yang digunakan untuk proses penyaluran informasi.

Sedangkan Oemar Hamalik mendefinisikan, media sebagai teknik yang digunakan dalam rangka lebih mengefektifkan komunikasi antara guru dan murid dalam proses pendidikan dan pengajaran di sekolah. Media pembelajaran merupakan perantara atau alat untuk memudahkan proses belajar mengajar agar tercapai tujuan pengajaran secara efektif dan efisien.

Dari pendapat-pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran adalah alat atau metodik dan teknik yang digunakan sebagai perantara komunikasi antara seorang guru dan murid dalam rangka lebih mengefektifkan komunikasi dan interaksi antara guru dan siswa dalam proses pendidikan pengajaran di sekolah.

Terdapat enam jenis dasar dari media pembelajaran menurut Heinich and Molenda (2005) yaitu:

a)      Teks

Merupakan elemen dasar bagi menyampaikan suatu informasi yang mempunyai berbagai jenis dan bentuk tulisan yang berupaya memberi daya tarik dalam penyampaian informasi.

b)      Media Audio

Membantu menyampaikan maklumat dengan lebih berkesan membantu meningkatkan daya tarikan terhadap sesuatu persembahan. Jenis audio termasuk suara latar, musik, atau rekaman suara dan lainnya.

c)      Media Visual

Media yang dapat memberikan rangsangan-rangsangan visual seperti gambar/foto, sketsa, diagram, bagan, grafik, kartun, poster, papan buletin dan lainnya.

d)     Media Proyeksi Gerak

Termasuk di dalamnya film gerak, film gelang, program TV, video kaset (CD, VCD, atau DVD).

e)      Benda-bendaTiruan/miniatur

Seperti benda-benda tiga dimensi yang dapat disentuh dan diraba oleh siswa. Media ini dibuat untuk mengatasi keterbatasan baik obyek maupun situasi sehingga proses pembelajaran tetap berjalan dengan baik.

f)       Manusia.

Termasuk di dalamnya guru, siswa, atau pakar/ahli di bidang/materi tertentu

 

a) Fungsi Media Pembelajaran

Fungsi Media Pembelajaran secara umum yaitu:

1)      Memperjelas dan memperkaya/melengkapi informasi yang diberikan secara verbal

2)      Meningkatkan motivasi dan perhatian siswa untuk belajar

3)      Meningkatkan efektivitas dan efisiensi penyampaian informasi

4)      Menambah variasi penyajian materi

5)      Pemilihan media yang tepat akan menimbulkan semangat, gairah dan mencegah kebosanan siswa untuk belajar.

6)      Kemudahan materi untuk dicerna dan lebih membekas, sehingga tidak mudah dilupakan siswa.

7)      Memberikan pengalaman yang lebih konkrit bagi hal yang mungkin abstrak

8)      Menigkatkan keingintahuan siswa

9)      Memberikan stimulus dan mendorong respon siswa.

Levie dan Lente (1982) mengemukakan empat fungsi media pengajaran, khususnya media visual, yaitu:

  1. Fungsi Etensi
    Media visual yang merupakan inti, yaitu menerik dan mengarahkan perhatian siswa untuk berkonsentrasikan kepada isi pelajaran yang berkaitan dengan mekna visual yang ditampilkan atau menyertai teks matari pelajaran.
  1. Fungsi Afektif
    Media visual terlihat dari tingkat kenikmatan siswa ketika belajar atau membaca teks yang bergambar. Gambar atau lambing visual dapat menggugah emosi dan sikap siswa, misalnya informasi yang bersangkutan dengan masalah social atau ras.
  2. Fungsi Kongnitif
    Media visual terlihat dari temuan-temuan penelitian yang mengungkapkan bahwa lambing visual atau gambar memperlanccar pencapaian tujuan untuk memahami dan mengingat informasi atau pesan yang terkandung dalam gambar.
  3. Fungsi Kompensatoris
    Media pengajaran terlihat dari hasil penelitian bahwa media visual yang memberikan konteks untuk memahami teks membantu siswa yang lemah dalam membaca untuk mengorganisasikan informasi dalam teks dan mengingatnya kembali.

b) Media-media yang biasa digunakan dalam proses Pembelajaran

  1. Media Visual

Media visual berfungsi untuk menyalurkan pesan dari sumber ke penerima pesan. Pesan yang akan disampaikan dituangkan ke dalam simbol-simbol visual. Selain itu, fungsi media visual adalah untuk menarik perhatian,memperjelas sajian ide, menggambarkan atau menghiasi fakta yang mungkin akan cepat dilupakan jika tidak divisualkan. Beberapa media yang termasuk media visual adalah:

1)      Gambar atau foto

Kita sering menggunakan gambar atau foto sebagai media pembelajaran karena gambar merupakan bahasa yang umum yang dapat dimengerti dan dinikmati dimana saja oleh siapa saja. Manfaat atau kelebihan gambar atau foto sebagai media pembelajaran adalah : memberikan tampilan yang sifatnya konkrit, gambar dapat mengatasi batasan ruang dan waktu, gambar atau foto dapat mengatasi keterbatasan pengamatan kita, dapat memperjelas suatu masalah, dalam bidang apa saja dan untuk tingkat usia berapa saja, murah harganya dan mudah didapat serta digunakan tanpa memerlukan peralatan khusus

2)      Sketsa

Sketsa merupakan gambar yang merupakan draft kasar yang menyajikan bagian-bagian pokonya saja tanpa detail. Sketsa selain dapat menarik perhatian peserta atau siswa juga dapat menghindari verbalisme dan dapat memperjelas penyampaian pesan.

3)      Diagram

Berfungsi sebagai penyederhana sesuatu yang kompleks sehingga dapat memperjelas penyajian pesan. Isi diagram pada umumnya berupa petunjuk-petunjuk. Sebagai suatu gambar sederhana yang menggunakan garis dan simbol, diagram menggambarkan struktur dari objeknya secara garis besar, menunjukkan hubungan yang ada antar komponennya atau sifat-sifat proses yang ada.

4)      Bagan/Chart

Terdapat dua jenis chart yaitu chart yang menyajikan pesannya secara bertahap dan chart yang menyajikan pesannya sekaligus. Chart yang menyajikan pesannya secara bertahap misalnya adalah flipchart atau hidden chart, sementara bagan atau chart yang menyajikan pesannya secara langsung misalnya bagan pohon (tree chart), bagan alir (flow chart), atau bagan garis waktu (time line chart). Bagan atau chart Berfungsi untuk menyajikan ide-ide atau konsep-konsep yang sulit jika hanya disampaikan secara tertulis atau lisan secara visual.

5)      Grafik

Disusun berdasarkan prinsip matematik dan menggunakan data-data komparatif, grafik merupakan gambar sederhana yang menggunakan titik-titik, garis atau simbol-simbol verbal yang berfungsi untuk menggambarkan data kuantitatif secara teliti, menerangkan perkembangan atau perbandingan sesuatu objek atau peristiwa yang saling berhubungan secara singkat dan jelas. Dengan menggunakan grafik kita dapat melakukan analisis dengan cepat, interpretasi dan perbandingan data-data yang disajikan baik dalam hal ukuran, jumlah, pertumbuhan dan arah. Terdapat beberapa macam grafik diantaranya adalah grafik garis, grafik batang, grafik lingkaran, dan grafik gambar.

6)      Kartun

Suatu gambar interpretatif yang menggunakan simbol-simbol untuk menyampaikan suatu pesan secara cepat dan ringkas atau suatu sikap terhadap orang, situasi atau kejadian-kejadian tertentu. Kartun biasanya hanya menangkap esensi pesan yang harus disampaikan dan menuangkannya ke dalam gambar sederhana dengan menggunakan simbol-simbol serta karakter yang mudah dikenal dan diingat serta dimengerti dengan cepat.

7)      Poster

Poster dapat dibuat di atas kertas, kain, batang kayu, seng dan sebagainya. Poster tidak saja penting untuk menyampaikan pesan atau kesan tertentu akan tetapi mampu pula untuk mempengaruhi dan memotivasi tingkah laku orang yang melihatnya.

 

  1. Media Audio

Media audio adalah jenis media yang berhubungan dengan indera pendengaran. Pesan yang akan disampaikan dituangkan ke dalam lambang-lambang uaditif. Beberapa jenis media yang dapat digolongkan ke dalam media audio adalah sebagai berikut:

  1. Radio

Media ini dapat merangsang partisipasi aktif dari pendengar. Siaran radio sangat cocok untuk mengajarkan musik dan bahasa. Bahkan radio juga dapat digunakan sebagai pemberi petunjuk mengenai apa yang harus dilakukan oleh guru atau siswa dalam pembelajaran.

  1. Alat perekam magnetik

Alat perekam magnetik atau tape recorder adalah salah satu media yang memiliki peranan yang sangat penting dalam penyampaian keakuratan sebuah informasi. Melalui media ini kita dapat merekam audio, mengulangnya dan menghapusnya. Selain itu pita rekaman dapat diputar berulang-ulang tanpa mempengaruhi volume, sehingga dapat menimbulkan berbagai kegiatan diskusi atau dramatisasi.

 

 

 

 

  1. Media Proyeksi Diam

Beberapa media yang termasuk kedalam media proyeksi diam diantaranya adalah:

  1. Film Bingkai

Film bingkai adalah suatu film positif baik hitam putih ataupun berwarna yang berukuran 35 mm, dan umumnya dibingkai dengan ukuran 2 x 2 inchi. Untuk melihatnya perlu ditayangkan dengan proyektor slide.

  1. Film Rangkai

Film rangkai hampir sama dengan film bingkai, bedanya pada film rangkai frame atau gambar tidak memerlukan bingkai dan merupakan rangkaian berurutan dari sebuah film atau gambar tertentu. Jumlah gambar pada 1 rol film rangkai adalah sekitar 50 sampai dengan 75 gambar dengan panjang kurang lebih 100 sampai dengan 130 cm tergantung pada isi film itu. Film rangkai dapat mempersatukan berbagai media pembelajaran yang berbeda dalam satu rangkai sehingga cocok untuk mengajarkan keterampilan, penyimpanannya mudah serta dapat digunakan untuk bahan belajar kelompok atau individu.

  1. OHT

Over Head Transparancy (OHT) adalah media visual proyeksi, dibuat di atas bahan transparan, biasanya film acetate atau plastik berukuran 8,5 x 11 inchi. Media ini memerlukan alat khusus untuk memproyeksikannya yang dikenal dengan sebutan Over Head Projector (OHP).

  1. Opaque Projektor

Projektor yang tak tembus pandang, karena yang diproyeksikan bukan bahan transparan tetapi bahan-bahan yang tidak tembus pandang (opaque). Kelebihan media ini sebagai media pembelajaran adalah bahwa bahan cetak pada buku, majalah, foto, grafis, bagan atau diagram dapat diproyeksikan secara langsung tanpa dipindahkan ke permukaan transparansi terlebih dahulu.

  1. Mikrofis

Mikrofis adalah lembaran film transparan yang terdiri atas lambang-lambang visual yang diperkecil sedemikian sehingga tidak dapat dibaca dengan mata telanjang.

 

 

d. Media Proyeksi Gerak dan Audio Visual

Beberapa jenis media yang masuk dalam kelompok ini adalah:

  1. Film gerak

Film gerak merupakan sebuah media pembelajaran yang sangat menarik karena mampu mengungkapkan keindahan dan fakta bergerak dengan efek suara, gambar dan gerak, film juga dapat diputar berulang-ulang sesuai dengan kebutuhan.

  1. Film gelang

Film gelang atau film loop adalah jenis media yang terdiri atas film berukuran 8 mm dan 16 mm yang ujung-ujungnya saling bersambungan sehingga film ini akan berulang terus menerus jika tidak dimatikan.

  1. Program TV

Televisi merupakan media menarik dan modern karena merupakan bagian dari kebutuhan hidupnya. Televisi dapat menjadi sebuah media pembelajaran yang menarik dalam menyampaikan pesan-pesan pembelajaran secara audio visual dengan disertai unsur gerak.

  1. Video

Pesan yang disajikan dalam media video dapat berupa fakta maupun fiktif, dapat bersifat informatif, edukatif maupun instruksional.

  1. Multimedia

Menurut Heinich et al (2005) multimedia merupakan penggabungan atau pengintegrasian dua atau lebih format media yang berpadu seperti teks, grafik, animasi, dan video untuk membentuk aturan informasi ke dalam sistem komputer.

  1. Benda

Benda-benda yang ada disekitar dapat digunakan pula sebagai media pembelajaran, baik benda asli maupun benda tiruan atau miniatur. Benda-benda ini dapat membantu proses pembelajaran dengan baik terutama jika metode yang digunakan adalah metode demonstrasi atau praktek lapangan.

 

c) Manfaat Media Pembelajaran

Secara umum media pembelajaran mempunyai manfaat sebagai berikut:

1)      Memperjelas penyajian suatu pesan agar tidak terlalu bersifat verbalistis.

2)      Mengatasi keterbatasan ruang, waktu dan daya indera.

3)      Dengan menggunakan media pembelajaran secara tepat dan bervariasi dapat mengatasi sikap pasif siswa. Dalam hal ini media pembelajaran berguna untuk: menimbulkan gairah belajar, memungkinkan interaksi langsung antara siswa dengan lingkungan dan kenyataan, memungkinkan siswa belajar sendiri menurut minat dan kemampuannya.

4)      Dengan sifat yang unik pada siswa juga dengan lingkungan dan pengalaman yang berbeda-beda, sedangkan kurikulum dan materi pembelajaran yang sama untuk setiap siswa, masalah ini dapat diatasi dengan media pembelajaran dalam kemampuannya: memberikan perangsang yang sama, menyamakan pengalaman, dan menimbulkan persepsi yang Positif.

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Arsyad, Azhar Prof. Dr, M.A. 1997. Media pembelajaran. Jakarta: Raja grafindo persada

Sadiman,  Arief S, dkk. 1990. Media pendidikan. Jakarta: Cv Rajawali

http://techonly13.wordpress.com/2009/10/18/manfaat-media-pembelajaran/

http:/www.slideshare.net/suediahmad/pemanfaatan-media-pembelajaran.html

http://nurhadiya3374.blogspot.com/2010/03/fungsi-media-dalam-pembelajaran.html

 

 

VIVAnews – Sungai di dalam laut. Secara ilmiah itu tidak mungkin terjadi. Seorang penyelam, Anatoly Beloshchin, mengambil gambar ‘sungai di dalam laut’ dari kedalaman 60 meter perairan Cenote Angelita, Mexico.

Seperti dilansir crystalkiss.com, di kedalaman lebih dari 30 meter tim penyelam menemukan air tawar di tengah kolom air laut. Kondisi itu berubah dan penyelam kembali menemukan air laut mulai melewati kedalaman 60 meter.

Beberapa meter dari lokasi itu akan ditemukan sebuah gua. Di bagian bawah dekat gua itu tim penyelam menemukan sebuah sungai lengkap dengan pohon dan dedaunan yang mengapung di kolom air itu.

Ternyata lokasi itu bukanlah sungai seperti yang terlihat di daratan. Tetapi, suasana itu memang mirip sungai lengkap dengan lapisan seperti air yang berwarna agak kecoklatan.

Tapi tunggu dulu, warna kecoklatan itu bukanlah berasal dari air tawar. Disebutkan, bagian kecoklatan yang mirip air sungai itu adalah lapisan bagian bawah gas hidrogen sulfida. Gas yang biasanya dihasilkan dari saluran pembuangan kotoran.

Secara keseluruhan, tim penyelam menemukan itu adalah kondisi yang sangat mengejutkan dan menakjubkan untuk dipandang.

“Di kedalaman 60 meter saya menemukan kembali air laut. Saya melihat sebuah sungai, pulau, lengkap dengan daun yang berguguran. Tapi sungai yang kami lihat adalah lapisan dari gas hidrogen sulfida,” kata Anatoly.

ismoko.widjaya@vivanews.com

Daripada Ibnu Mas’ud r.a., bahawasanya dia berkata: “Ketika ajal Rasulullah
saw sudah dekat, baginda mengumpul kami di rumah Siti Aishah r.a

Kemudian baginda memandang kami sambil berlinangan air matanya, lalu bersabda: “Marhaban bikum, semoga Allah memanjangkan umur kamu semua, semoga Allah menyayangi, menolong dan memberikan petunjuk kepada kamu. Aku berwasiat kepada kamu, agar bertakwa kepada Allah. Sesungguhnya aku adalah sebagai pemberi peringatan untuk kamu. Janganlah kamu berlaku sombong terhadap Allah.”

“Kebahagiaan dan kenikmatan di akhirat kami jadikan untuk orang-orang yang
tidak ingin menyombongkan dirinya dan membuat kerusakan di muka bumi. Dan kesudahan syurga itu bagi orang-orang yang bertakwa.”

Kemudian kami bertanya: “Bilakah ajal baginda ya Rasulullah?”

Baginda menjawab: “Ajalku telah hampir, dan akan pindah ke hadrat Allah, ke
Sidratulmuntaha dan ke Jannatul Makwa serta ke Arsyila.”

Kami bertanya lagi: “Siapakah yang akan memandikan baginda ya Rasulullah?”

Rasulullah menjawab: “Salah seorang ahli bait.”

Kami bertanya: “Bagaimana nanti kami mengafani baginda ya Rasulullah?”

Baginda menjawab: “Dengan bajuku ini atau pakaian Yamaniyah.”

Kami bertanya: “Siapakah yang mensolatkan baginda di antara kami?” Kami
menangis dan Rasulullah saw pun turut menangis.

Kemudian baginda bersabda: “Tenanglah, semoga Allah mengampuni kamu semua. Apabila kamu semua telah memandikan dan mengafaniku, maka letaklah aku di atas tempat tidurku, di dalam rumahku ini, di tepi liang kuburku. Kemudian keluarlah kamu semua dari sisiku. Maka yang pertama-tama mensolatkan aku adalah sahabatku Jibril as. Kemudian Mikail, kemudian Israfil kemudian Malaikat Izrail (Malaikat Maut) beserta bala tenteranya.

Kemudian masuklah anda dengan sebaik-baiknya. Dan hendaklah yang mula2 solat adalah kaum lelaki dari pihak keluargaku, kemudian yang wanita-wanitanya, dan kemudian kamu semua.”

SEMAKIN TENAT

Semenjak hari itu, Rasulullah saw bertambah sakitnya yang ditanggungnya selama 18 hari. Setiap hari, ramai yang mengunjungi baginda, sampailah datangnya hari Isnin, disaat baginda menghembuskan nafasnya yang terakhir. Sehari menjelang baginda wafat yaitu pada hari Ahad, penyakit baginda semakin bertambah serius.

Pada hari itu, setelah Bilal bin Rabah selesai mengumandangkan azannya, dia
berdiri di depan pintu rumah Rasulullah, kemudian memberi salam:
“Assalamualaikum ya Rasulullah?”

Kemudian dia berkata lagi: “Assolah yarhamukallah.”

Fatimah menjawab: “Rasulullah dalam keadaan sakit.”

Maka kembalilah Bilal ke dalam masjid. Ketika bumi terang disinari matahari
siang, maka Bilal datang lagi ke tempat Rasulullah, lalu dia berkata seperti
perkataan yang tadi.

Kemudian Rasulullah memanggilnya dan menyuruh dia masuk. Setelah Bilal bin
Rabah masuk, Rasulullah saw bersabda: “Saya sekarang berada dalam keadaan
sakit. Wahai Bilal, kamu perintahkan saja agar Abu Bakar menjadi imam dalam
solat.”

Maka keluarlah Bilal sambil meletakkan tangan di atas kepalanya sambil
berkata: “Aduhai, alangkah baiknya bila aku tidak dilahirkan ibuku?” Kemudian dia memasuki masjid dan memberitahu Abu Bakar agar beliau menjadi imam dalam solat tersebut. Ketika Abu Bakar r.a. melihat ke tempat Rasulullah SAW yang kosong,

sebagai seorang lelaki yang lemah lembut, dia tidak dapat menahan perasaannya lagi, lalu dia menjerit dan akhirnya dia pingsan. Orang-orang yang berada di dalam masjid menjadi bising sehingga terdengar oleh Rasulullah saw.

Baginda bertanya: “Wahai Fatimah, suara apakah yang bising itu?”

Siti Fatimah menjawab: “Orang-orang menjadi bising dan bingung kerana
Rasulullah saw tidak ada bersama mereka.”

Kemudian Rasulullah saw memanggil Ali bin Abi Talib dan Abbas r.a. Sambil
dibimbing oleh mereka berdua, maka baginda berjalan menuju ke masjid. Baginda
solat dua rakaat.

Setelah itu baginda melihat kepada orang ramai dan bersabda: “Ya ma aasyiral Muslimin, kamu semua berada dalam pemeliharaan dan perlindungan Allah. Sesungguhnya Dia adalah penggantiku atas kamu semua, setelah aku tiada. Aku berwasiat kepada kamu semua agar bertakwa kepada Allah SWT kerana aku akan meninggalkan dunia yang fana ini. Hari ini adalah hari pertamaku memasuki alam akhirat, dan sebagai hari terakhirku berada di alam dunia ini.”

MALAIKAT MAUT DATANG BERTAMU
Pada hari esoknya yaitu pada hari Isnin, Allah mewahyukan kepada Malaikat Maut supaya dia turun menemui Rasulullah saw dengan berpakaian sebaik-baiknya.

Dan Allah menyuruh Malaikat Maut mencabut nyawa Rasulullah saw dengan lemah lembut. Seandainya Rasulullah menyuruhnya masuk, maka dia dibolehkan masuk. Tetapi jika Rasulullah saw tidak mengizinkannya, dia tidak boleh masuk dan hendaklah dia kembali saja.

Maka turunlah Malaikat Maut untuk menunaikan perintah Allah SWT. Dia menyamar sebagai seorang biasa. Setelah sampai di depan pintu tempat kediaman Rasulullah saw, Malaikat Maut itupun berkata: “Assalamualaikum wahai ahli rumah kenabian,
sumber wahyu dan risalah!”

Fatimah pun keluar menemuinya dan berkata kepada tamunya itu: “Wahai Abdullah (hamba Allah), Rasulullah sekarang dalam keadaan sakit.”

Kemudian Malaikat Maut itu memberi salam lagi: “Assalamualaikum, bolehkah saya masuk?”

Akhirnya Rasulullah saw mendengar suara Malaikat Maut itu, lalu baginda
bertanya kepada puterinya Fatimah: “Siapakah yang ada di muka pintu itu?”

Fatimah menjawab: “Seorang lelaki memanggil baginda. Saya katakan kepadanya bahawa baginda dalam keadaan sakit. Kemudian dia memanggil sekali lagi dengan suara yang menggetarkan sukma.”

Rasulullah saw bersabda: “Tahukah kamu siapakah dia?”

Fatimah menjawab: “Tidak wahai baginda.”

Lalu Rasulullah saw menjelaskan: “Wahai Fatimah, dia adalah pengusir
kelazatan, pemutus keinginan, pemisah jemaah dan yang meramaikan kubur”.

Kemudian Rasulullah saw bersabda: “Masuklah, wahai Malaikat Maut.”

Maka masuklah Malaikat Maut itu sambil mengucapkan: “Assalamualaika ya
Rasulullah.”

Rasulullah saw pun menjawab: “Waalaikassalam ya Malaikat Maut. Engkau dating untuk berziarah atau untuk mencabut nyawaku?”

Malaikat Maut menjawab: “Saya datang untuk ziarah sekaligus mencabut nyawa. Jika tuan izinkan akan saya lakukan. Jika tidak, saya akan pulang.”

Rasulullah saw bertanya: “Wahai Malaikat Maut, di mana engkau tinggalkan
kecintaanku Jibril?”

Jawab Malaikat Maut: “Saya tinggal dia di langit dunia.”

Baru sahaja Malaikat Maut selesai bicara, tiba-tiba Jibril a.s. datang lalu
duduk di samping Rasulullah saw.

Maka bersabdalah Rasulullah saw: “Wahai Jibril, tidakkah engkau mengetahui
bahawa ajalku telah dekat?”

Jibril menjawab: “Ya, wahai kekasih Allah.”

KETIKA SAKARATUL MAUT:

Seterusnya Rasulullah saw bersabda: “Beritahu kepadaku wahai Jibril, apakah
yang telah disediakan Allah untukku di sisinya?”

Jibril pun menjawab: “Bahawasanya pintu-pintu langit telah dibuka, sedangkan
malaikat-malaikat telah berbaris untuk menyambut rohmu.”

Baginda saw bersabda: “Segala puji dan syukur bagi Tuhanku. Wahai Jibril, apa lagi yang telah disediakan Allah untukku?”

Jibril menjawab lagi: “Bahawasanya pintu-pintu Syurga telah dibuka, dan
bidadari-bidadari telah berhias, sungai-sungai telah mengalir, dan
buah-buahnya telah ranum, semuanya menanti kedatangan rohmu.”

Baginda saw bersabda lagi: “Segala puji dan syukur untuk Tuhanku. Beritahu
lagi wahai Jibril, apa lagi yang disediakan Allah untukku?”

Jibril menjawab: “Aku memberikan berita gembira untuk tuan. Tuanlah yang
pertama-tama diizinkan sebagai pemberi syafaat pada hari kiamat nanti.”

Kemudian Rasulullah saw bersabda: “Segala puji dan syukur aku panjatkan untuk Tuhanku. Wahai Jibril beritahu kepadaku lagi tentang khabar yang
menggembirakan aku.”

Jibril a.s. bertanya: “Wahai kekasih Allah, apa sebenarnya yang ingin tuan
tanyakan?”

Rasulullah saw menjawab: “Tentang kegelisahanku. Apakah yang akan diperolehioleh orang-orang yang membaca Al-Quran sesudahku? Apakah yang akan diperolehiorang-orang yang berpuasa pada bulan Ramadhan sesudahku? Apakah yang akan diperolehi orang-orang yang berziarah ke Baitul Haram sesudahku?”

Jibril menjawab: “Saya membawa khabar gembira untuk baginda. Sesungguhnya Allah telah berfirman: Aku telah mengharamkan Syurga bagi semua Nabi dan umat, sampai engkau dan umatmu memasukinya terlebih dahulu.”

Maka berkatalah Rasulullah saw: “Sekarang, tenanglah hati dan perasaanku.
Wahai Malaikat Maut dekatlah kepadaku.”

Lalu Malaikat Maut pun mendekati Rasulullah saw.

Ali r.a. bertanya: “Wahai Rasulullah saw, siapakah yang akan memandikan
baginda dan siapakah yang akan mengafaninya?”

Rasulullah menjawab: “Adapun yang memandikan aku adalah engkau wahai Ali,
sedangkan Ibnu Abbas menyiramkan airnya dan Jibril akan membawa hanuth (minyak wangi) dari dalam Syurga.”

Kemudian Malaikat Maut pun mulai mencabut nyawa Rasulullah saw. Ketika roh
baginda sampai di pusat perut, baginda berkata: “Wahai Jibril, alangkah
pedihnya maut.”

Mendengar ucapan Rasulullah itu, Jibril a.s. memalingkan mukanya.

Lalu Rasulullah saw bertanya: “Wahai Jibril, apakah engkau tidak suka
memandang mukaku?”

Jibril menjawab: “Wahai kekasih Allah, siapakah yang sanggup melihat muka
baginda, sedangkan baginda sedang merasakan sakitnya maut?”

Akhirnya roh yang mulia itupun meninggalkan jasad Rasulullah saw.

KESEDIHAN SAHABAT MUAZ bin JABAL R.A
Berkata Anas r.a.: “Ketika aku lalu di depan pintu rumah Aisyah r.a., aku
terdengar dia sedang menangis sambil mengatakan: Wahai orang-orang yang tidak pernah memakai sutera, wahai orang-orang yang keluar dari dunia dengan perut yang tidak pernah kenyang dari gandum, wahai orang-orang yang telah memilih tikar daripada singgahsana, wahai orang-orang yang jarang tidur diwaktu malam kerana takut Neraka Sa’ir.”

Dikisahkan dari Said bin Ziyad dari Khalid bin Saad, bahawasanya Muaz bin
Jabal r.a. telah berkata: “Rasulullah saw telah mengutusku ke Negeri Yaman untuk memberikan pelajaran agama di sana. Maka tinggallah aku di sana selama 12 tahun.
Pada satu malam aku bermimpi dikunjungi oleh seseorang. Kemudian orang itu
berkata kepadaku: Apakah anda masih lena tidur juga wahai Muaz, padahal
Rasulullah saw telah berada di dalam tanah?”

Muaz terbangun dari tidur dengan rasa takut, lalu dia mengucapkan:
“A’uzubillahi minasy syaitannir rajim.” Lalu setelah itu dia mengerjakan
solat. Pada malam seterusnya, dia bermimpi seperti mimpi malam yang pertama.

Muaz berkata: “Kalau seperti ini, bukanlah dari syaitan.” Kemudian dia
memekik sekuat-kuatnya, sehingga didengar sebahagian penduduk Yaman. Pada keesokan harinya, orang ramai berkumpul lalu Muaz berkata kepada mereka: “Malam tadi dan malam sebelumnya saya bermimpi yang sukar untuk difahami. Dahulu, bila Rasulullah saw bermimpi yang sukar difahami, baginda membuka Mushaf (al-Quran). Maka berikanlah Mushaf kepadaku.” Setelah Muaz menerima Mushaf, lalu dibukanya. Maka nampaklah firman Allah yang bermaksud: “Sesungguhnya kamu akan mati dan sesungguhnya mereka akan mati pula.” (Surah Az-Zumar: ayat 30)

Maka menjeritlah Muaz, sehingga dia tidak sadarkan diri. Setelah dia sadar
kembali, dia membuka Mushaf lagi dan dia nampak firman Allah yang berbunyi:
“Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rasul, sungguh telah berlalu
sebelumnya beberapa orang rasul. Apakah jika dia wafat atau dibunuh kamu akan berbalik ke belakang (murtad)? Barang siapa yang berbalik ke belakang, maka dia tidak dapat mendatangkan mudharat kepada orang-orang yang bersyukur?” (Surah Al-lmran: ayat 144) Maka Muaz pun menjerit lagi: “Aduhai Abal-Qassim. Aduhai Muhammad.”

Kemudian dia keluar meninggalkan Negeri Yaman menuju ke Madinah. Ketika dia akan meninggalkan penduduk Yaman, dia berkata: “Seandainya apa yang ku lihat ini benar, maka akan meranalah para janda, anak-anak yatim dan orang-orang miskin, dan kita akan menjadi seperti biri-biri yang tidak ada pengembala.”

Kemudian dia berkata: “Aduhai, sedihnya berpisah dengan Nabi Muhammad saw.”
Lalu dia pun pergi meninggalkan mereka. Di saat dia berada pada jarak lebih
kurang tiga hari perjalanan dari Kota Madinah, tiba-tiba terdengar olehnya
suara
halus dari tengah-tengah lembah yang mengucapkan firman Allah yang bermaksud:
“Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati.”

Lalu Muaz mendekati sumber suara itu. Setelah berjumpa, Muaz bertanya kepada
orang tersebut: “Bagaimana khabar Rasulullah saw?” Orang tersebut menjawab:
“Wahai Muaz, sesungguhnya Muhammad saw telah meninggal dunia.” Mendengar
ucapan itu, Muaz terjatuh dan tak sadarkan diri. Lalu orang itu
menyadarkannya.
Dia memanggil Muaz: “Wahai Muaz, sedarlah dan bangunlah.”

Setelah Muaz sedar kembali, orang tersebut lalu menyerahkan sepucuk surat
untuknya yang berasal dari Abu Bakar As-siddiq, dengan kop dari Rasulullah
saw.
Tatkala Muaz melihatnya, dia lalu mencium kop tersebut dan diletakkan di
matanya. Kemudian dia menangis dengan tersedu-sedu. Setelah puas dia menangis,
dia pun melanjutkan perjalanannya menuju Kota Madinah. Muaz sampai di Kota
Madinah pada waktu fajar menyingsing. Didengarnya Bilal sedang mengumandangkan
azan Subuh. Bilal mengucapkan: “Asyhadu Allaa Ilaaha Illallah?” Muaz
menyambungnya: “Wa Asyhadu Anna Muhammadur Rasulullah.” Kemudian dia
menangis dan akhirnya dia jatuh dan tak sadarkan diri lagi.

Pada saat itu, di samping Bilal bin Rabah ada Salman Al-Farisy r.a. lalu dia
berkata kepada Bilal: “Wahai Bilal, sebutkanlah nama Muhammad dengan suara
yang kuat dekatnya. Dia adalah Muaz yang sedang pingsan.” Setelah Bilal
selesai azan, dia mendekati Muaz, lalu dia berkata: “Assalamualaika, angkatlah
kepalamu wahai Muaz, aku telah mendengar dari Rasulullah saw, baginda
bersabda:
Sampaikanlah salamku kepada Muaz.” Maka Muaz pun mengangkatkan kepalanya
sambil menjerit dengan suara keras, sehingga orang-orang menyangka bahawa dia
telah menghembuskan nafas yang terakhir. Kemudian dia berkata: “Demi ayah dan
ibuku, siapakah yang mengingatkan aku pada baginda, ketika baginda akan
meninggalkan dunia yang fana ini, wahai Bilal? Marilah kita pergi ke rumah
isteri baginda Siti Aisyah r.a.”

Setelah sampai di depan pintu rumah Siti Aisyah, Muaz mengucapkan:
“Assalamualaikum ya ahlil bait, wa rahmatullahi wa barakatuh.” Yang keluar
ketika itu adalah Raihanah, dia berkata: “Aisyah sedang pergi ke rumah Siti
Fatimah.” Kemudian Muaz menuju ke rumah Siti Fatimah dan mengucapkan:
“Assalamualaikum ya ahlil bait.”

Siti Fatimah menyambut salam tersebut, kemudian dia berkata: “Rasulullah saw
bersabda: Orang yang paling alim di antara kamu tentang perkara halal dan
haram
adalah Muaz bin Jabal. Dia adalah kekasih Rasulullah saw.” Kemudian Fatimah
berkata lagi: “Masuklah wahai Muaz.” Ketika Muaz melihat Siti Fatimah dan
Aisyah r.a., dia terus pingsan dan tak sedarkan diri. Setelah dia sedar,
Fatimah
lalu berkata kepadanya: “Saya mendengar Rasulullah saw bersabda: Sampaikanlah
salam saya kepada Muaz dan khabarkan kepadanya bahawasanya dia kelak dihari
kiamat sebagai imam ulama.” Kemudian Muaz bin Jabal keluar dari rumah Siti
Fatimah menuju ke arah kubur Rasulullah saw.

Hikmah Yang Dapat dipetik Adalah :

Kita sebagai Umat Nabi Muhammad Saw hendaknya selalu mengikuti apa yang telah diajarkannya kepada kita, dan hendaknya kita juga selalu mencintai beliau seperti sahabat-sahabatnya maupun orang-orang terdekatnya.karena berkat kesabaran dan keteguhan hati beliaulah kita umat manusia selamat dari kejahiliaan.

Didalam kisah ini kita juga dapat ketahui, bahwa betapa sakitnya nyawa kita dicabut dari raga ,seperti sakaratul maut yang terjadi pada nabi Muhammad Saw, dapat kita bayangkan kekasih Allah merasakan betapa perihnya sakaratul maut itu, Seandainya sakaratul maut itu terjadi pada kita apa yang kita rasakan ?

Awan Tag